menuju puncak di jaringan JARDIKNAS
On November 17, 2011
menuju puncak di jaringan JARDIKNAS
On May 18, 2010
menuju puncak di jaringan JARDIKNAS
On April 13, 2009
menuju puncak di jaringan JARDIKNAS
On
menuju puncak di jaringan JARDIKNAS
On April 8, 2009
saya meneliti dari berbagai sumber dan teman teman saya sendiri ..saya dapat menyimpulkan bahwa minum kopi pada saat pagi hari dapat melancarkan penceranaan ..buang air besar
...
saya meneliti 20 orang dari teman saya mengakui bahwa minum kopi dapan melancarkan pencernaan ........
...saya menghimbau agar apabila anda mengalami susah pencernaan ...saya menyarankan agar anda minum kopi ..pada waktu pagi hari......
menuju puncak di jaringan JARDIKNAS
On November 4, 2008
menuju puncak di jaringan JARDIKNAS
On October 13, 2008
5 Tips Memilih Penyedia Layanan Web Hosting
10 Oktober 2008Banyaknya layanan web hosting yang menawarkan fasilitas lengkap dengan harga murah kadang membuat bingung para calon klien. Dalam kesempatan ini kami mencoba memberikan sudut pandang berbeda dalam memilih penyedia layanan web hosting.
1. Technical support dan customer service
Pertama kali melihat spesifikasi paket hosting, calon klien umumnya terpaku pada angka-angka teknis seperti besarnya disk space, bandwidth, harga, fasilitas tambahan dsb. Tidak banyak calon klien yang cukup smart untuk memperhatikan faktor paling penting dalam bisnis jasa dalam bidang apapun: Customer Service. Mendapatkan customer service yang handal dan selalu siap melayani klien jauh lebih penting dari sekedar deretan angka-angka teknis.
Bagaimana mengetahui bagus tidaknya support dari sebuah penyedia layanan?
Lakukan tes sederhana dengan menghubungi customer service melalui email, chat dll sebelum anda melakukan pesanan. Pelayanan bisa dikatakan baik bila anda mendapatkan respon sesegera mungkin. Tes ini mungkin tidak bisa menjamin 100% bahwa mereka akan bagus seterusnya. Namun pelayanan yang baik dan sigap adalah permulaan yang baik.
2. Uptime
Istilah uptime secara sederhana bisa diartikan sebagai sebuah kondisi dimana mesin server beserta seluruh fungsinya berjalan dengan semestinya dan website klien bisa diakses dengan normal. Downtime adalah kebalikan dari kondisi tersebut. Dalam dunia hosting, uptime di-monitor dalam jangka waktu tertentu dan 100% adalah angka ideal yang sulit untuk dicapai. Namun sebuah layanan hosting bisa dikatakan baik bila mampu mencapai angka 99% atau lebih dalam sebulan. Sedangkan untuk klien korporat umumnya memakai patokan 99,5% atau lebih.
Penyedia layanan yang baik akan mencantumkan hasil Uptime Monitoring dari pihak ketiga yang akurasinya bisa dipercaya. Sehingga calon klien bisa melihat secara langsung performance dan kestabilan layanan yang ditawarkan.
Seberapa pun canggih dan lengkap sebuah paket hosting, tidak akan berguna bila memiliki waktu uptime yang buruk. Kami sebelumnya adalah pengguna dan pernah mengalami sendiri situasi dimana website kami down selama 3 hari nonstop dan customer service tidak bisa dihubungi alih-alih memberi solusi. Jangan sampai ini terjadi pada anda dan menyebabkan hilangnya sebuah peluang bisnis.
3. Portfolio
Perhatikan bila penyedia layanan menampilkan para klien di website mereka. Dalam dunia web hosting, klien yang tidak puas bisa dengan mudah untuk memutuskan kontrak dan pindah ke penyedia layanan yang lebih baik. Jadi jumlah klien menunjukkan seberapa besar kepercayaan dari para klien terhadap penyedia layanan. Penyedia layanan bisa diberi nilai plus bila dipakai oleh perusahaan-perusahaan besar yang sudah terkenal.
4. Spesifikasi Teknis
Baca dengan seksama detail spesifikasi teknis yang ditawarkan. Fokuskan pilihan pada paket yang sesuai dengan kebutuhan, bukan pada paket super-heboh-murah-meriah, namun dalam prakteknya paket tersebut bukan untuk anda. Website tipe company profile atau brosur online umumnya memerlukan disk space tidak lebih dari 300MB, bahkan kurang. Sementara website e-commerce kelas menengah umumnya memerlukan disk space antara 300MB - 1GB.
Jadi yakinkan diri anda bahwa anda tidak memerlukan disk space 100GB plus 10000GB bandwidth untuk webite yang hanya terdiri dari 5 halaman statis.
5. Administrasi dan Policy
Penyedia layanan hosting yang baik selain handal dalam urusan teknis, juga harus memiliki fasilitas administrasi yang mudah dan efisien serta policy (aturan main) yang jelas untuk kliennya. Administrasi mencakup kemudahan pembayaran, penyediaan informasi layanan untuk masing-masing klien dan prosedur technical support yang sistematis. Sementara policy adalah ketentuan layanan yang jelas dan mudah dimengerti termasuk informasi prosedur layanan, larangan-larangan, sanksi-sanksi dsb.
Kedua hal diatas mungkin bukan hal yang wajib, namun diperlukan untuk memberikan layanan yang profesional kepada para klien.
menuju puncak di jaringan JARDIKNAS
On September 27, 2008
dapat di download di atas!!!
menuju puncak di jaringan JARDIKNAS
On August 15, 2008
menuju puncak di jaringan JARDIKNAS
On August 6, 2008
Penerimaan Mahasiswa Baru
WAKTU PENDAFTARAN
1 Juli s.d. 7 Agustus 2008
MATERI SELEKSI
- BAHASA INDONESIA (REKAYASA & TATA NIAGA)
- BAHASA INGRIS (REKAYASA & TATA NIAGA)
- MATEMATIKA (REKAYASA & TATA NIAGA)
- FISIKA (REKAYASA)
- EKONOMI (TATA NIAGA)
SYARAT PENDAFTARAN
1. Biaya Pendaftaran : Rp. 100.000,00
2. Foto Copy Ijazah : 1 lembar
3. Foto Copy Daftar Nilai UAN : 1 lembar
4. Pas Foto Terbaru 3 x 4 : 5 lembar
5. Umur Maksimum 24 tahun per September 2008
BIAYA PENDIDIKAN
| A | Biaya per Semester | |
| 1. SPP | Rp. 720.000 | |
| 2. Asuransi Kesehatan | Rp. 50.000 | |
| 3. Kegiatan Mahasiswa | Rp. 50.000 | |
| 4. Buku Panduan Praktik | Rp. 100.000 | |
| 5. Biaya Penggunaan Internet | Rp. 50.000 | |
| Jumlah | Rp. 970.000 | |
| B | Dana di pungut sekali selama menjadi Mahasiswa | |
| 1. Kartu Tanda Mahasiswa (KTM/ATM) | Rp. 50.000 | |
| 2. Perpustakaan | Rp. 5.000 | |
| 3. Pakaian Praktik | Rp. 150.000 | |
| 4. Pakaian Almamater | Rp. 150.000 | |
| 5. PSP2 *(Pengenalan Sistem Pendidikan POLINELA | Rp. 300.000 | |
| 6. Registrasi/Daftar Ulang | Rp. 100.000 | |
| Jumlah | Rp. 755.000 | |
| Total Biaya Mahasiswa Baru (A dan B) | Rp. 1.725.000 | |
| C | SPP Khusus Mahasiswa Program Studi Manajemen Informatika | Rp. 1.250.000 |
| Total Biaya Mahasiswa Baru Program Studi Khusus Manajemen Informatika | Rp. 2.255.000 |
menuju puncak di jaringan JARDIKNAS
On July 22, 2008
19/07/2008Pelatihan Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk Pembelajaran Di Propinsi Sumate Propinsi Sumatera Selatan melalui Balai Tekkom Pendidikan Propinsi Sumatera Selatan mendapat kuota 150 orang guru (guru SD, SMP, SMA/SMK) untuk dilatih mengenai pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk Pembelajaran. Untuk kepentingan pelatihan ini, Balai Tekkom Propinsi Sumatera Selatan telah mengidentifikasi dan mengirimkan 2 orang tenaga untuk dilatih di Pustekkom sebagai Senior Trainers. Pelatihan ke-150 orang guru ini akan dilaksanakan dalam 5 angkatan. Masing-masing angkatan akan diikuti oleh 30 orang guru.Angkatan pertama sampai ketiga (angkatan pertama ditujukan kepada guru-guru di Kota Palembang dan Kabupaten Ogan Ilir; angkatan kedua ditujukan kepada para guru di wilayah OKI dan Prabumulih; angkatan ketiga adalah untuk guru di wilayah Banyuasin dan Muara Enim) akan dilaksanakan di Balai Tekkom Propinsi Sumatera Selatan. Sedangkan angkatan keempat (guru-guru di wilayah Lahat dan Pagar Alam) akan dilaksanakan di SMAN-1 Pagar Alam dan angkatan kelima (guru-guru di wilayah OKU dan OKU Timur) akan berlangsung di SMAN-1 Baturaja.Pelatihan angkatan pertama telah dilaksanakan dari tanggal 14 sampai dengan 16 Juli 2008 di Balai Tekkom Propinsi Sumatera Selatan, yang berlokasi di Jalan K. S. Tubun No.: 10 Palembang. Peserta yang mengikuti pelatihan angkatan pertama ini adalah 15 guru dari Kota Palembang dan 14 orang guru dari Kabupaten Ogan Ilir (OI). Komposisi peserta pelatihan dari masing-masing Kabupaten/Kota ini adalah 3 orang guru SD, 5 orang guru SMP, dan 7 orang guru SMA/SMK. Ditinjau dari segi jender, maka komposisi peserta pelatihan angkatan pertama ini adalah 14 orang guru wanita dan 15 orang guru pria (1 orang guru dari Kabupaten OI berhalangan berperanserta dalam kegiatan pelatihan).Pada awal pelatihan, masing-masing peserta mengikuti pre-test. Selama pelatihan berlangsung, peserta pelatihan belajar secara mandiri melalui bahan belajar mandiri (modul) yang telah disiapkan Pustekkom. Masing-masing peserta mendapatkan materi pelatihan secara lengkap, baik dalam bentuk cetak maupun digital. Fungsi kedua Senior Trainers adalah memfasilitasi peserta pelatihan, baik dalam memahami materi pelatihan maupun mempersiapkan portofolio yang harus dihasilkan setiap peserta pelatihan. Kedua portofolio yang harus dihasilkan masing-masing peserta pelatihan adalah (1) Rancangan Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) untuk satu topik bahasan dalam bentuk word (doc) dan (2) bahan presentasi yang berbentuk powerpoint (ppt) tentang topik yang disusun di dalam RPP. Masing-masing peserta pelatihan juga dituntut untuk membuat email address.Pada bagian akhir pelatihan, peserta diundi secara acak sesuai dengan satuan pendidikan (SD, SMP, SMA/SMK) untuk mempresentasikan portofolio yang telah dihasilkan di hadapan sesama peserta. Setelah presentasi, peserta diberi kesempatan untuk memberikan masukan agar portofolio yang dihasilkan lebih baik lagi. Hasil penyempurnaan portofolio inilah yang kemudian dikirimkan masing-masing peserta ke Pustekkom. Dengan demikian, ada 29 RPP dan 29 bahan presentasi yang dihasilkan selama pelatihan angkatan pertama.Di akhir pelatihan, ditekankan kembali kepada setiap peserta pelatihan bahwa mereka masih dituntut untuk melakukan kegiatan tindak lanjut sebagai wujud penerapan dari pengetahuan dan ketrampilan yang telah mereka peroleh selama pelatihan. Diharapkan setiap peserta pelatihan dapat mendisseminasikan pengetahuan dan keterampilannya di bidang pemanfaatan TIK untuk pembelajaran dengan cara membimbing 10 (sepuluh) teman guru yang ada di lingkungannya.





